1. HOME
  2. INFO TABANAN

Evaluasi Trans Serasi, Bupati Eka bareng siswa naik bus ke Penebel

Meski secara umum hasil evaluasi terhadap program Trans Serasi cukup baik, Bupati Eka menilai perlu adanya inovasi yang harus dikembangkan

©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Sabtu, 05 Agustus 2017 01:51

Merdeka.com, Tabanan - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti kembali mengevaluasi pelaksanaan Trans Serasi yang sejak beberapa tahun terakhir menjadi program unggulan, khususnya di bidang transportasi. Evaluasi tersebut berlangsung di sebelah barat Kantor Bupati.
Selain memantau masing-masing armada yang ngetem di tempat tersebut, Bupati Eka juga sempat meninjau langsung bus bantuan pemerintah pusat yang melayani trayek Kecamatan Tabanan-Penebel.

Di kesempatan itu, Bupati Eka bersama rombongannya yang terdiri dari Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, anggota DPRD Tabanan I Nyoman Suadiana, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Tabanan I Made Agus Harta Wighuna, serta GM Damri Cabang Denpasar I Made Suma Artika naik bus bersama sejumlah orang siswa SMP dari Penebel dan sekitarnya yang kebetulan sudah pulang sekolah.

Selama berada di dalam bus, Bupati Eka mengaku bangga program Trans Serasi bisa bertahan sampai dengan sekarang. Terlebih trayek yang dilayaninya sudah menjangkau lima kecamatan. “Program ini menjadi kebanggaan Tabanan,” jelasnya di Bali, Sabtu (5/8) tahun lalu.

Kemunculan program ini juga tidak terlepas dari keinginan semua pihak terhadap adanya pelayanan publik di bidang transportasi. Khususnya para siswa yang saat ini begitu rentan terhadap pergaulan bebas serta menjadi salah satu kontributor terbesar tingginya angka kecelakaan lalu lintas.

“Sekarang ada fenomena, anak-anak kita yang mestinya pulang ke sekolah, ternyata tidak pulang ke rumahnya. Ini kalau tidak diawasi akan sangat rentan dengan perbaulan bebas. Tentu para orang tuanya akan sangat khawatir. Belum lagi para pelajar yang menjadi korban kecelakaan juga cukup tinggi. Mereka tidak punya SIM, naik motor, dan gawatnya tidak pakai helm,” kata Bupati Eka mengulas secara sekilas mengapa program Trans Serasi dimunculkan.

Karena itu, Bupati Eka mengaku sangat bersyukur karena program yang trayeknya semula hanya berkutat di seputaran Kecamatan Tabanan terus bertahan. Bahkan, telah berkembang sampai di lima kecamatan.

“Saya ingin program ini terus berlanjut dan manfaatnya bisa dirasakan, bukan hanya oleh anak-anak atau siswa, tapi para orang tua mereka yang ada di rumah. Minimal bisa mengurangi rasa waswas orang tua terhadap pergaulan anak mereka atau bahaya kecelakaan lalu lintas yang selalu mengintai. Saya inginnya, Trans Serasi ini bisa menjangkau seluruh kecamatan,” imbuhnya lagi.

Meski secara umum hasil evaluasi terhadap program Trans Serasi cukup baik, dia menilai perlu adanya inovasi yang harus dikembangkan. Terlebih, program Trans Serasi murni subsidi. Agar subsidi terhadap rakyat bisa berkembang, Dishubkominfo perlu mempertimbangkan untuk memanfaatkan program CSR atau menyediakan ruang iklan baik di halte-halte Trans Serasi.

“Kalau memang ada iklan ngak masalah. Toh akan bisa banyak membantu menambah subsidi buat rakyat karena ada income lain. Sehingga subsidi ini sustainable, bisa jalan terus,” katanya.

Terlebih lagi, sambungnya, ke depannya program Trans Serasi akan dilengkapi secara bertahap dengan disediakannya halte-halte sesuai dengan kemampuan APBD. Begitu juga dengan penambahan armada.

“Selain dari pusat, kita punya rencana menambah armada lewat APBD 2017. Kita sedang mengkaji, kecamatan mana lagi yang bisa ditambah lewat APBD 2017. Ini kan step by step, karena murni subsidi. Sehingga kita bisa berimbang mengatur anggaran untuk kepentingan pembangunan atau program lainnya. Sekarang sudah lima kecamatan, mudah-mudahan target kita sepuluh kecamatan tercapai,” ujarnya.

(NS)
  1. Transportasi Sekolah
KOMENTAR ANDA
TERPOPULER
Pariwisata