1. HOME
  2. INFO TABANAN

Dorong produktivitas, Kementan kembangkan tanaman cabai di Tabanan

Program itu bakal menyasar pada wilayah Kecamatan Marga, Baturiti, dan Kecamatan Penebel yang selama ini cukup baik dalam produksi cabainya

©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Selasa, 06 Juni 2017 22:13

Merdeka.com, Tabanan - Demi mendorong produktivitas tanaman cabai di Kabupaten Tabanan, pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) bakal mengembangkan tanaman cabai seluas 40 hektare (ha) selama 2017.

"Kini, program pengembangan cabai itu baru tahap penentuan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) bagi penerima program tersebut," kata Kepala Dinas Pertanian
Kabupaten Tabanan Nyoman Budana, Bali, Selasa (6/6). Beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan nantinya program itu bakal menyasar pada wilayah Kecamatan
Marga, Baturiti, dan Kecamatan Penebel yang selama ini cukup baik dalam produksi cabainya.

"Bantuan program kegiatan pengembangan cabai tersebut dalam bentuk saprodi, yakni bantuan bibit, pupuk dan biaya perawatan." Katanya.

Pihaknya menuturkan produksi cabai di Kabupaten Tabanan sebagian besar merupakan jenis cabai hijau dan merah. Jenis cabai tersebut dalam beberapa
bulan belakangan ini mengalami lonjakan harga, baik harga pada tingkat petani
maupun tingkat pedagang.

Hal itu akibat tanaman cabai petani pada musim hujan belakangan ini banyak yang terserang penyakit tanaman, diperparah lagi dengan kondisi cuaca buruk ditandai dengan intensitas curah hujan yang tinggi.

"Serangan hama dan cuaca buruk ini mengakibatkan tingkat produksi cabai pada tingkat petani mengalami penurunan dari bulan-bulan biasanya, sehingga kondisi itu memicu melonjaknya harga jual cabai cukup mahal," tuturnya.

Meningkatnya harga cabai tidak saja terjadi di wilayah Kabupaten Tabanan, namun juga daerah lainnya di Bali, bahkan menjadi tren nasional. Sentra produksi cabai di Tabanan selama ini di Kecamatan Penebel dan Baruriti.

 

(NS)
  1. Ekonomi
KOMENTAR ANDA