1. HOME
  2. INFO TABANAN

Wabah Babi,Peternak dan Masyarakat Menderita, Pemkab Tabanan Borong Ratusan Babi

"Anggarannya hampir Rp1,5 miliar. Jadi ini adalah kegiatan yang sangat mengandung karma baik".

Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti . ©2020 Merdeka.com Reporter : Endang Saputra | Selasa, 18 Februari 2020 16:02

Merdeka.com, Tabanan - Sebagai upaya dalam rangka menyikapi penderitaan yang dialami peternak dan masyarakat, khususnya di Tabanan, Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui inisiasi Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti membeli 517 babi dari peternak dan masyarakat, sekaligus menggelar makan babi bersama di tengah isu wabah babi yang merebak akhir-akhir ini.

Hal itu dibuktikan dalam pelaksanaan kegiatan mepatung masal dan makan babi bersama yang digelar di depan kantor bupati setempat, Senin (17/2). Kegiatan itu dihadiri secara langsung Bupati Eka, beserta Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Made Dirga dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda I Gede Susila, dan Para Asisten dan OPD dan ASN di lingkungan Pemkab Tabanan.

"Jadi program ini saya buat adalah reaksi cepat, karena kita ingin merasakan derita peternak kita yang rugi besar gara-gara suatu virus yang melanda begitu cepat. Virus ini kecepatannya begitu cepat ketimbang virus rabies. Rabies 80 persen ini 100 persen,"kata Bupati eka saat membuka kegiatan.

Hal ini dijelaskannya sebagai tindak lanjut dari rapat antisipasi yang telah dilakukan sebelumnya, yakni pada kamis, 13 Februari 2020. Dalam diskusi tersebut disepakati bahwa Pemkab akan membantu meringankan beban peternak dan masyarakat Tabanan sekaligus melakukan aksi makan babi bersama sebagai bukti daging babi sangat aman untuk dikonsumsi.

Terkait dana pembelian daging babi dibebankan kepada para ASN di lingkungan Pemkab Tabanan. Dana yang terkumpul kira-kira sekitar Rp. 1,5 miliar.

"Anggarannya hampir Rp1,5 miliar. Jadi ini adalah kegiatan yang sangat mengandung karma baik, disamping kita berbagi tetapi juga menabung karma baik membantu peternak di Tabanan untuk bisa tersenyum, khususnya di Hari Raya Galungan ini," kata Bupati Eka.

Dan kedepannya, Bupati Eka harapkan kegiatan ini bisa dilakukan kapan saja, tidak menunggu virus, tidak menunggu ada penyakit dulu, kalau waktunya tepat dan rasanya bisa dilakukan, kenapa tidak dilakukan. Ditegaskannya ini murni untuk kegiatan sosial untuk seluruh masyarakat Tabanan.

 

 

(ES/ES)
  1. Kegiatan Bupati Eka
KOMENTAR ANDA