1. HOME
  2. INFO TABANAN

Papua Nugini & Srilangka ikut 'contek' sistem pengelolaan air Tabanan

Rombongan Negara Sri Langka N.U.K Ranatunga mengatakan orang Indonesia sangat ramah dan baik hati

©2018 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Jum'at, 04 Agustus 2017 00:59

Merdeka.com, Tabanan - Berkat kesuksesan Pemkab Tabanan dalam menjalankan Program Penyediaan air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Untuk Kali kedua, Pemerintah Kabupaten menjadi tempat belajar tentang Sanimas dan Pamsimas. Pertama datang dari Negara Papua Nugini. kembali kedatangan rombongan dari Negara Sri Langka. Bertempat di
Balai Pertemuan Desa Peken Belayu, rombongan dari Negara Sri Langka diterima oleh Sekda Kabupaten Tabanan, I Nyoman Wirna Ariwangsa.

Turut hadir mendampingi Camat Marga I Gusti Agung Alit Adiatmika, Perbekel Desa Peken, OPD dan pihak terkait. Rombongan Integrated Training Network(AIT Network) bekerja sama dengan Water Supply And Sanitation Improvement Project (WaSSIP) Minestry of City Planning Sri Langka mengagendakan kunjungan lapangan ke Sanimas KSM Widya Karya Br. Peken Belayu Marga, Pamsimas Desa Tegal jadi Marga dan terakhir di Sanimas KSM Inah Lestari di Br. Tunggal Sari Dauh Peken Tabanan.

Pimpinan rombongan Negara Sri Langka N.U.K Ranatunga mengatakan orang Indonesia sangat ramah dan baik hati dan dia juga mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang sangat meriah. “ kami sangat senang dan merasa terhormat karena kedatangan kami diterima oleh Bapak Sekda yang mewakili Bupati Tabanan, ditengah kesibukan beliau,”ujar Ranatunga. Bali, Kamis (4/8) awal bulan lalu.

Ranatunga menjelaskan tujuan kedatangannya adalah untuk belajar, berbagi pengalaman bagaimana pengelolaan air minum dan sanitasi masyarakat, sehingga permasalahan di Sri Langka seperti buang air sembarangan bisa teratasi.

Sebelumnya Perbekel Desa Peken Belayu mengatakan merasa bangga atas kunjungan rombongan dari Negara Sri Langka.”kami ucapkan selamat datang di desa peken belayu dan kebanggaan bagi bisa menerima kunjungan dari Negara Sri Langka untuk
belajar dan berbagi pengalaman tentang pengelolaan air dan sanitasi masyarakat,”ujarnya.

Bupati Tabanan dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa mengatakan Kabupaten Tabanan telah mengikuti program pamsimas mulai dari program pamsimas II , dan merupakan satu-satunya kabupaten di Bali yang memanfaatkan program Pamsimas.

Program Sanimas dan Pamsimas dilaksanakan dengan proses pemberdayaan masyarakat untuk menumbuhkan prakarsa, inisiatif dan partisipasi aktif masyarakat dalam memutuskan, merencanakan menyiapkan, melaksanakan, mengoperasikan dan memelihara sarana yang telah dibangun, serta melanjutkan kegiatan peningkatan derajat kesehatan di masyarakat.

“Dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku sehingga sangat dibutuhkan peran serta aktif masyarakat untuk kesuksesan program ini,” tegas Wirna.

Sekda Wirna melanjutkan dengan telah terbangunnya sistem sanitasi komunal melalui program Sanimas dan sistem penyediaan air minum pedesaan melalui program Pamsimas, diharapkan mampu meningkatkan target capaian air minum dan sanitasi masyarakat sehingga dapat mendukung pencapaian akses universal nasional.

“Keberlanjutan sangat penting untuk dilaksanakan sehingga permasalahan air minum dan sanitasi dapat dituntaskan, dan saya berharap kunjungan studi banding ini dapat menjadi ajang tukar ilmu dan pengalaman dalam rangka memenuhi akses air minum
dan sanitasi di masyarakat yang pada nantinya dapat mendukung demi terwujudnya Tabanan Serasi, sejahtera, aman dan berprestasi,” tutupnya.

Sekda Wirna Ariwangsa juga berkesempatan memberikan cinderamata yang diterima oleh pimpinan rombongan Sri Langka N.U.K Ranatunga.

(NS)
  1. Fasilitas Kesehatan
  2. Kesehatan
KOMENTAR ANDA
TERPOPULER
Pariwisata