1. HOME
  2. INFO TABANAN

Ngenteg Linggih Ring Suci Agung Puri Gede Kamasan

"Setelah 50 tahun, Puri Gede Kamasan kembali melaksanakan karya agung ngenteg linggih di tahun 2018," kata Sutrika.

Bupati dan Wakil Bupati Tabanan. ©2018 Merdeka.com Reporter : Mohammad Taufik | Sabtu, 31 Maret 2018 10:57

Merdeka.com, Tabanan - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Karya agung tawur balik sumpah, pedudusan agung, menawa ratna, ngenteg linggih lan mupuk pedagingan ring suci agung Puri Gede Kamasan Tabanan, Jumat(30/03).

Dalam kesempatan itu, Wabup Sanjaya memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan karya agung di Puri Gede Kamasan. Diyakini pelaksanaan karya agung tersebut merupakan ciri atau wujud bakti kepada para leluhur serta menjadi salah satu dari bentuk pelestarian adat istiadat, agama dan budaya.

"Sesuai Visi Tabanan Serasi, sejahtera, aman dan berprestasi, atas nama pemerintah daerah, Ibu Bupati dan saya wakil Bupati Tabanan sudah semestinya selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Bersama- sama masyarakat guna mewujudkan Tabanan Serasi," ujarnya.

"Pelaksanaan karya agung ngenteg linggih ini merupakan salah satu dari perwujudan visi Tabanan, khususnya dalam bidang pelestarian adat, agama dan budaya. Dumogi Karya agung di Puri Gede Kamasan ini memargi labda karya sidaning don," imbuhnya.

Sementara Manggala karya A.A. Nengah Sutirka mengatakan bahwa karya ngenteg linggih sebelumnya juga pernah dilaksanakan di Puri Gede Kamasan sekitar 50 tahun yang lalu pada tahun 1968. Dan di tahun 2018, Keluarga Besar Puri Gede kamasan kembali melaksanakan karya agung balik sumpah, pedudusan agung, menawa ratna, ngenteg linggih lan mupuk pedagingan.

"Setelah 50 tahun, Puri Gede Kamasan kembali melaksanakan karya agung ngenteg linggih di tahun 2018 ini, dimana puncaknya jatuh pada Redite Umanis Ukir, 01 april 2018," ujarnya.

Di kesempatan tersebut, sebagai bentuk perhatian Pemerintah Daerah terhadap pelaksanaan yadnya di masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati Tabanan juga mepunia sebesar 10 juta rupiah. Punia diserahkan langsung oleh Wabup Sanjaya kepada manggala karya.

Dalam acara ini turut hadir anggota DPRD Kabupaten Tabanan I Nyoman Arnawa, Gusti Komang Wastana, dan I Wayan Widnyana. Nampak pula Ketua PHDI Kabupaten Tabanan I Wayan Tontra, Penglingsir Puri dan Jero se-Kabupaten Tabanan.

(MT/MT)
  1. Budaya Tabanan
KOMENTAR ANDA