1. HOME
  2. INFO TABANAN

Bupati Eka tularkan filosopi berbuat, bersyukur, berdoa dan berbagi kepada siswa

"Saya selaku Wakil Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat mengapresiasi generasi muda saya. Dan saya sangat bangga atas prestasi yang didapatkan".

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. ©2018 Merdeka.com Reporter : Endang Saputra | Sabtu, 05 Mei 2018 11:27

Merdeka.com, Tabanan - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menularkan Filosopinya, yakni 'Berbuat, Bersyukur, Berdoa dan Berbagi', kepada siswa-siswi Tabanan yang menorehkan prestasi di Tingkat Nasional maupun di Tingkat Regional. Sekaligus mengapresiasi, mengungkapkan rasa bangga dan terimaksihnya kepada siswa-siswi yang telah menorehkan Prestasi yang membanggakan bagi Tabanan.

Hal itu diungkapkan orang nomer satu di Tabanan, Jumat (4/5), di Ruang Kerjanya saat menerima audiensi siswa-siswi berprestasi yang didampingi guru pendampingnya. Masing-masing dari SMKN 1 Tabanan, seperti Ida Ayu Kade Dwi Uthary, dengan nilai Ujian Nasional SMK tertinggi di Bali, yakni 379,00. Dan siswa-siswi Yayasan MA Al Irsyad Candikuning, Tabanan, bernama Usamah Izzudin AlQosam dan Ahmad Andi Al Ma”ruf, yang mendapat juara II Tingkat Nasional dalam Lomba Karya Ilmiah Bidang Sumber Daya Manusia (SDA) untuk SMA/SMK/MA tingkat Nasional XI tahun 2018, makalah tentang teknologi pembuatan air minum alkali.

"Saya selaku Wakil Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat mengapresiasi generasi muda saya. Dan saya sangat bangga atas prestasi yang didapatkan. Saya menaruh harapan besar, karena merakalah nantinya yang akan melanjutkan perjuangan bangsa. Generasi penerus yang memiliki segudang prestasi dan saya yakin Tabanan kedepan akan semakin maju dan cerah serta semakin lebih baik lagi," Ucap Bupati Eka.

Orang nomer satu di Tabanan ini juga mengungkapkan bahwa kunci dari sebuah kesuksesan menurut dirinya adalah dengan berbuat, berdoa, bersyukur dan berbagi. Dirinya juga berpesan agar gantungkan cita-cita setinggi-tingginya.

"Kuncinya hanya satu. Berbuat terus, berdoa, bersyukur dan berbagi. Dalam artian, jangan pernah berhenti. Berbuat terus seperti kamu gayuh sepeda. Gayuh saja pasti akan sampai ke suatu tempat, ke satu tujuan. Tetapi kamu jangan tanya ini sampai di mana, dan tujuan mana. enggak usah tanya, do the best, gayuh sekuat tenaga , semampumu dengan pikiranmu dengan kakimu, gayuh . Kalau kamu berhenti kamu akan jatuh," kata Eka.

"Jangan pernah lepas doamu, karena doalah yang mengiringi kita ke jalan yang tuhan tuju. Pasti tuhan menunjukkan jalan yang benar, enggak akan pernah ditujukan pada jalan yang salah. Maka doa itu sangat penting," sambung dia.

Mengenai bersyukur, Bupati Eka berpesan untuk selalu bersyukur. Artinya bahwa kamu bisa menjadi juara , bersyukur bahwa kamu bisa menjadi seseorang, bersyukur dengan apa yang kamu punya, keterbatasan yang kamu punya hingga kamu bisa sampai seperti sekarang, kamu harus bersyukur. Karena dengan bersyukur membuat kamu lebih waspada, tidak sombong dan lebih bijaksana. Dan setelah bersyukur maka jangan lupa untuk berbagi.

"Berbagilah, janga kepintaran kamu hanya untuk diri kamu sendiri. Jangan kamu kaya sendiri, jangan kamu pinter sendiri, , bagi itu. Semakin banyak kamu bagi maka semakin banyak kamu pintar. Karena tuhan tidak akan menitipkan kepintaran pada orang yang salah, jadi kalau kamu sudah menjadi seperti sekarang, artinya tuhan memilih orang yang tepat, anak yang tepat," ungkapnya.

Tidak lupa juga beliau berpesan kepada para pendidik agar lebih memperhatikan siswa-siswi yang mereka didik. Agar saat kelulusan tidak menjadi liar dijalanan dengan menampilkan aksi corat-coret seragam hingga konvoi di jalan-jalan umum. Beliau sangat prihatin jikalau ada generasi mudanya, generasi penerusnya mengalami kecelakaan. Karena mereka sangat berguna dan bermanfaat kedepannya sebagai tulang punggung Tabanan.

"Kalau memang mereka ingin merayakan, kita harus fokuskan di sekolah. Buatkan mereka panggung atau apa, jangan sampai di luar sekolah. Kalaupun keluar buatlah agenda persembahyangan, puji syukur kepada tuhan bahwa masih ada masa depan yang harus diraih lagi. Bukan hanya tamat SMA saja sudah itu jadi jagoan, buka baju di jalan," tegas Bupati Cantik ini.

"Nah ini kan harus dijaga, nantinya kedepan kalau bisa kita arahkan yang lebih positif. Jangan sampai kedepan begitu lagi, jangan sampai seperti kejadian di medsos ada yang jatuh di jalan. Kan bukan itu tujuan kita sekolah, tujuan kita menyekolahkan anak kita kan untuk meneruskan cita-cita bangsa kita ini, cita-cita orang tuanya, cita-cita keluarganya, bermanfaat untuk lingkungannya, bermanfaat untuk dirinya sendiri," kata dia.

Sementar itu, Muh. Syarifuddin selaku kepala Yayasan, mengatakan Yayasan ini telah berjalan selama sepuluh tahun, Yayasan ini tidak terlepas dari kepedulian masyarakat dan melihat perkembangan remaja yang mengalami putus sekolah di mana mereka tidak dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi karena keterbatasan Ekonomi. Dirinya mengucapkan terimakasih dan merasa terhormat karena telah berkesempatan bertegus sapa dengan pemimpin nomor satu di Tabanan, ini akan menjadi kebanggaan dan semangat bagi siswa-siswi kami, jelasnya. Sementara itu Kepala SMKN 1 Tabanan I Wayan Sudarsana mengungkapkan dalam menghadapi UN pihaknya memberikan trik khusus kepada siswa siswinya yakni dengan belajar menggunakan metode Club atau komunitas yang suka dengan mata pelajaran, seperti Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika, dan Kejuruan.

"Club ini sudah terbentuk dari tahun 2013 yang lalu saat saya menjabat sebagai kepala sekolah. Yang bisa masuk dalam club ini awalnya adalah siswa – siswi yang niat berdaftar. Namun untuk bisa mendapatkan murid yang pas, siswa akhirnya disaring lagi. Sehingga siswa tidak hanya niat saja melaikan suka dan hobi dengan mata pelajaran yang ada di club," katanya.

(ES/ES)
  1. Kegiatan Bupati Eka
KOMENTAR ANDA