1. HOME
  2. INFO TABANAN

Bupati Eka terima satgas korsup pencegahan KPK

"Kami siap berbagi kiat-kiat, KPK siap membantu, KPK siap pantau," kata Nana.

Bupati Eka Wiryastuti. ©2018 Merdeka.com Reporter : Endang Saputra | Rabu, 25 Juli 2018 18:26

Merdeka.com, Tabanan - Menindaklanjuti rencana aksi pencegahan korupsi yang sudah ditandatangani oleh Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Satgas Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Pencegahan KPK menemui Bupati Eka Wiryastuti. Tim KPK diterima di ruang kerja Bupati Tabanan(25/7).

Turut hadir mendampingi Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoma Wirna Ariwangsa, Inspektur Kabupaten Tabanan I Gede Urip Gunawan dan Kepala Bakeuda Tabanan Dewa Ayu Sri Budiarti.

Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Wilayah Bali Nusra Nana Mulyana, mengatakan kedatangannya ke Tabanan untuk menindaklanjuti rencana aksi pencegahan korupsi yang sudah ditandatangani oleh Bupati dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami audensi ke ibu bupati untuk menindak lanjuti rencana aksi pencegahan tindak pidana korupsi yang sudah ditanda tangani oleh bupati dengan KPK di depan kejaksaan dan kepolisian,"ungkapnya.

Nana Mulyana mengatakan setelah audensi, tim akan melakukan rapat dengan agenda optimalisasi penerimaan kas daerah di gedung Bakeuda Tabanan dengan para OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Dirinya juga sempat menyinggung terkait pemanfaatan teknologi dalam upaya pengoptimalan penerimaan kas daerah.

"Kami siap berbagi kiat-kiat, KPK siap membantu, KPK siap pantau," kata dia.

Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti mengucapkan terima kasih atas kedatangan tim KPK. Dan siap mendukung aksi pencegahan korupsi. Selanjutnya dirinya, berharap OPD terkait untuk segera menindaklanjuti, menyiapakan hal –hal yang terkait dengan upaya mengoptimalisasikan penerimaan kas daerah

"Koordinasikan lebih lanjut,upayakan pemanfaatan teknologi, sehingga upaya optimalisasi penerimaan kas daerah dapat berjalan maksimal," katanya.

(ES/ES)
  1. Kegiatan Bupati Eka
KOMENTAR ANDA