1. HOME
  2. INFO TABANAN

Bupati Eka: Proyek RIF semoga petani di Tabanan bisa maju dan tambah sukses

"Dan saya bangga, lima Desa dari kawasan KPPN tersebut, satu-satunya di Bali mendapatkan dana hibah dari Program RIF".

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. ©2018 Merdeka.com Reporter : Endang Saputra | Jum'at, 04 Mei 2018 14:19

Merdeka.com, Tabanan - Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti mengungkapkan rasa bangganya saat acara Kick Off dan Workshop Konsolidasi Pengembangan Agribisnis Terintegrasi Berbasis Kearifan Lokal dan Pariwisata di Kawasan Nikosake, proyek Resfonsive Innovation Fund (RIF), Kamis (3/5) di Balai Serbaguna Desa Blimbing, Pupuan.

Diketahui bahwa dalam . Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Kabupaten Tabanan termasuk kawasan perdesaan prioritas Nasional (KPPN).

"Dan saya bangga, lima Desa dari kawasan KPPN tersebut, satu-satunya di Bali mendapatkan dana hibah dari Program Responsive Innovation Fund (RIF). Yang merupakan kerjasama dengan Bappenas dan Pemerintah Kanada sebagai Desa yang memilikki inovasi dalam bidang pertanian," kata Bupati Eka saat membacakan sambutan pada acara tersebut.


Orang nomer satu di Tabanan tersebut juga menjelaskan lima Desa itu dibranding dengan nama kawasan 'Nikosake' dan sudah ditetapkan dalam keputusan Bupati tentang lokasi pembangunan kawasan Nikosake sebagai Pengembangan Agribisnis Terintegrasi Berbasis Kearifan Lokal dan Pariwisata.

"Dilihat dari namanya, ini agak ke Jepang-Jepangan. Semoga hasilnya bisa seperti di Jepang. Disana Pemerintahnya sangat memperhatikan para petani. Dengan adanyan RIF ini, semoga petani di Tabanan bisa maju dan tambah sukses," kata dia.

Pada acara yang dihadiri oleh Senior Development Officer Global Affair Kanada Mr. Jefry Ong, Bupati Eka juga menjelaskan dalam Tabanan Serasi Jilid II, ditetapkan arah kebijakan pembangunan. Salah-satunya adalah menggerakan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian dan pariwisata.

Bupati Eka juga mengharapkan dengan adanya kawasan Nikosake (Nira, Kopi, Salak dan Kelapa) ini, Desa Belimbing dengan Niranya, Munduktemu dengan kopinya, Wanagiri dengan potensi Salaknya dan Lumbung Kauh dengan kelapanya, disamping membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru (Generator Ekonomi). Namun diharapkan juga dapat memberikan Multiplier Effect bagi seluruh masyarakat Tabanan, dalam hal meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya Petani.

Bupati cantik itu juga mengajak seluruh stake holders terkait, baik Pemerintah, kalangan Pengusaha dan masyarakat agar dengan serius dan bersungguh-sungguh merencanakan konsep pengembangan kawasan. Sehingga upaya meningkatkan perekonomian dan kualitas hidup masyarakat menuju Tabanan Serasi bisa terwujud.

"Saya cuma penyambung lidah. Selanjutnya kita gotong-royong, bahu membahu, menggarap dengan serius dan bersungguh-sungguh dalam membangun Tabanan menjadi lebih baik lagi," ajak dia.


"Dan saya harapkan juga Tabanan bisa menjadi contoh. Dan petani Tabanan bisa menjadi tuan rumah di rumahnya sendiri. Jadi raja di rumah sendiri, bukan menjadi orang asing," dia menambahkan.

(ES/ES)
  1. Kegiatan Bupati Eka
KOMENTAR ANDA