1. HOME
  2. INFO TABANAN

Tema Festival Jatiluwih 'Glorifying Dewi Sri For Prosperity And Harmony'

"Hal ini berelasi erat dengan pemaknaan Tri Hita Karana sebagai hubungan integral antara Tuhan, Manusia dan ALam," Bupati Eka.

Patung Dewi Sri dari anyaman bambu . ©2019 Merdeka.com Reporter : Endang Saputra | Minggu, 07 Juli 2019 18:57

Merdeka.com, Tabanan - Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan Festival Jatiluwih 2019 dengan mengambil tema 'Glorifying Dewi Sri for prosperity and harmony' – Memuliakan Dewi Sri untuk Kesejahteraan dan Harmoni ( Sri Pahngayu Jagat) yang digelar di kawaan Daya Tarik Wisata (DTW), Jatiluwih, Tabanan Bali.

Menurut Bupati Eka bahwa hakikat Dewi Sri dalam falsafah Bali adalah perihal kuasa atas kelahiran dan kehidupan, representasi yang disimbolkan dengan ketersediaan bahan makanan di bumi terutama padi.

"Memuliakan Dewi Sri mengandung pemahaman dan pesan agar proses yang terdapat di Jatiluwih ini menjadi perhatian kita semua untuk diyakini, di dorong dan dijalankan sebagai laku lampah memelihara dan melestarikan padi dalam relasinya sebagai aspek penting dalam memaknai kelahiran dan kehidupan untuk kesejahteraan dan harmoni," tulis Bupati Eka dalam akun @eka_wiryastuti.

"Hal ini berelasi erat dengan pemaknaan Tri Hita Karana sebagai hubungan integral antara Tuhan, Manusia dan ALam," Bupati Eka menambahkan.


Sebelumnya, jelang Festival Jatiluwih 2019, pihak panitia mulai menyiapkan berbagai hal. Termasuk memasang patung anyaman Dewi Sri berukuran jumbo di areal persawahan DTW Jatiluwih. Pemandangan ini pun menjadi momen langka yang menyedot perhatian para wisatawan yang berkunjung.

 

 

 

(ES/ES)
  1. Kegiatan Bupati Eka
  2. Harmony Festival
KOMENTAR ANDA
TERPOPULER
Pariwisata