1. HOME
  2. INFO TABANAN

Bumdes dan program inovatif Tabanan jadi inspirasi belajar Kabupaten Lahat

"Masing-masing BumDes diberikan modal usaha Rp 200 juta untuk menyerap hasil olahan kelompok-kelompok usaha masyarakat dan harus dibayar".

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. ©2018 Merdeka.com Reporter : Endang Saputra | Rabu, 01 Agustus 2018 11:53

Merdeka.com, Tabanan - Kabupaten Tabanan saat ini sedang gencar-gencarnya membangun ekonomi kerakyatan baik dalam hal pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) maupun perlindungan terhadap petani agar petani memiliki ketahanan ekonomi menyongsong era globalisasi. Tidak hanya itu berbagai kebijakan pro rakyat berupa program –program inovatif juga dilakukan untuk mensejahterakan masyarakat Tabanan.

Hal tersebut mendapatkan apresiasi dan perhatian dari berbagai pihak, salah satunya dari Pemerintah Kabupaten Lahat yang melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Tabanan, Senin (30/7). Rombongan diterima langsung oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti di ruang kerjanya. Sebelumnya, para rombongan juga telah melakukan bimtek di Restoran Dewi Sri Kediri, Tabanan.

Bupati Kabupaten Lahat H. Aswari Rivai mengungkapkan tujuan pihaknya melakukan kunjungan kerja karena merasa Kabupaten Lahat memiliki banyak kemiripan dengan Kabupaten Tabanan. Pihaknya juga memiliki BumDes yang berjumlah sekitar 90 BumDes. Melihat Peran Pemkab Tabanan yang besar dalam memajukan BumDes dan pertanian di Tabanan membuat pihaknya ingin belajar serta sharing.

"Banyak kemiripan antara Tabanan dengan Kabupaten kami. Saat ini kami memiliki 90 BumDes. BumDes ini merupakan cikal bakal pendapatan dan pemberdayaan masyarakat. Kami berharap ke depan 360 desa kami bisa memiliki BumDes. Maka dari itu, terima kasih telah menerima kami dengan baik untuk belajar dan saling bertukar pikiran," ungkapnya.

Sementara itu Bupati Eka mengungkapkan pihaknya selalu berupaya untuk memberdayakan kelompok-kelompok tani termasuk Kelompok Tani Wanita (KWT) dan kelompok pengolah hasil pertanian lainnya, yang hasilnya akan disalurkan ke desa masing-masing. Saat ini pihaknya sudah memiliki 90 BumDes dari 133 Desa yang ada di Tabanan dan mudah-mudahan tahun ini seluruh desa sudah memiliki BumDes.

"Masing-masing BumDes diberikan modal usaha sebesar Rp 200 juta untuk menyerap hasil olahan kelompok-kelompok usaha masyarakat dan harus dibayar tunai. Sedangkan produk yang sudah dikumpulkan oleh Bumdes akan dibeli Bumda, dalam hal ini PD Dharma Santhika yang baru setahun kami aktifkan," katanya.

(ES/ES)
  1. Kegiatan Bupati Eka
  2. Pertanian
KOMENTAR ANDA