1. HOME
  2. INFO TABANAN

BPS Tabanan gelar Focus Group Discussion 'Membangun Tabanan dengan Data'

"Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih, karena telah memenuhi undangan kami," kata Indra.

FGD Membangun Tabanan dengan Data. ©2018 Merdeka.com Reporter : Mohammad Taufik | Selasa, 15 Mei 2018 15:52

Merdeka.com, Tabanan - Dalam rangka penyusunan Kabupaten Tabanan dalam angka 2018 (Pengumpulan Data Sektoral), Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan gelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Membangun Tabanan dengan Data" di Saranam Hotel & Spa, Pacung, Baturiti, Selasa, (15/5) kemarin.

FGD tersebut dihadiri oleh Kepala BPS Tabanan Indra Susilo dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tabanan I Nyoman Sumartana, sekaligus sebagai Narasumber. Hadir juga Staf Ahli Bupati Tabanan bidang Pembangunan I Ketut Subrata, serta perwakilan FKPD Tabanan.

Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Kepala BPS Indra Susilo, itu diikuti oleh 45 peserta, yakni 26 orang perwakilan dari 26 OPD di lingkungan Pemkab Tabanan dan 19 orang perwakilan dari Badan Pusat Statistik itu sendiri.

Dilaksanakannya kegiatan sehari ini dengan harapan agar BPS bisa berkoordinasi dengan seluruh OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan guna mendapatkan data yang diperlukan untuk menjadi bahan publikasi sektoral. Karena sebagian besar data sektoral merupakan data dari OPD terkait.

"Sehingga dengan melakukan diskusi ini, data yang kami perlukan bisa kami dapatkan dengan cepat," ucap pihak BPS.

Sementara itu, Indra Susilo selaku Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Tabanan sangat mengapresiasi kehadiran para peserta dan mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang terjalin.

"Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih, karena telah memenuhi undangan kami. Dan hadir bersama dalam Focus Group Discussion ini," ucapnya.

Digelarnya FGD ini diakuinya bahwa pihaknya diberi tanggung-jawab mengumpulkan data di daerahnya. Dan dalam melakukan tugas tersebut, BPS tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan butuh komunikasi dan koordinasi dengan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

"Atas dasar itu, kami mohon dukungan Bapak-Ibu untuk terwujudnya publikasi Tabanan dengan data. Dan Saya juga berharap hubungan baik ini terus berjalan, sehingga kita bisa membangun Tabanan sesuai dengan yang kita harapkan. Yakni menuju Tabanan yang Serasi. Mari membangun Tabanan dengan data," ujarnya.

Pada FGD tersebut diisi dengan diskusi yang sangat menarik. Yang intinya membangun Tabanan dengan data serta lebih menjalin koordinasi antara pihak statistik dengan pihak OPD terkait di lingkungan Pemkab.

Salah satu Narasumber yakni I Nyoman Sumartana menjelaskan bahwa sebagian orang menganggap statistik tidak menarik. Padahal statistik sangat lekat dalam kehidupan sehari-hari. Dirinya mengimbau agar setiap Dinas terkait di lingkungan Pemkab Tabanan memiliki minimal beberapa data kecil sebagai bahan informasi.

"Minimal setiap dinas bisa memiliki beberapa data kecil atau data saku. Kalau itu tidak ada maka hasilnya ke masyarakat akan beda, sehingga data yang dihasilkan tidak sinkron dan tidak akurat," ujarnya.

Dijelaskan juga olehnya agar kita menyukai data statistik. Karena di era modern ini data dan statistik itu sangat penting. Karena ke depan tanpa biayai pun, orang akan mencari statistik ini.

"Karena semua orang perlu data, contoh nonton bola, tanpa mengetahui statistik permainan maka pertandingan rasanya kurang seru. Dan kedepan, Saya harap kita semua harus jujur dengan data, sehingga kita bisa lebih tepat dalam mengambil keputusan," ujarnya.

(MT/MT)
  1. Pemkab Tabanan
KOMENTAR ANDA