1. HOME
  2. TAMAN PUJAAN BANGSA MARGARANA

Merasakan suasana perang puputan di Taman Pujaan Bangsa Margarana

Dibangun secara bertahap sejak tahun 1967, museum ini diresmikan oleh Gubernur Bali terdahulu Prof. Dr. Ida Bagus Mantra

©2017 Merdeka.com Editor : Nur Salam | Kamis, 13 Juli 2017 00:04

Merdeka.com, Tabanan - Bagi penyuka wisata sejarah tak lengkap rasanya bila belum berkunjung Museum Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa Margarana, Tabanan, Bali. Di sana pengunjung mampu merasakan atmosfer perjuangan pahlawan asal pulau dewata yang dikenal dengan perang puputan.

Dari penelusuran merdeka.com, Kamis (13/7). Museum ini berlokasi di desa Marga. Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, berjarak lebih kurang 25 km dari Kota Denpasar ke arah Barat Laut. Dibangun secara bertahap sejak tahun 1967, museum ini diresmikan oleh Gubernur Bali terdahulu Prof. Dr. Ida Bagus Mantra.

Museum Monumen Nasional Taman Pujaan Bangsa Margarana merupakan penanda
peristiwa bersejarah 'Puputan Margarana' yakni perang besar antara masyarakat Bali melawan NICA. Museum ini mengoleksi foto-foto pahlawan, pedang Bali, samurai kecil, keris Bali, peralatan perang peninggalan Amerika dan Inggris, serta sebagainya.

Pada kawasan seluas 10 HA tersebut juga berdiri Candi Pahlawan Margarana yang padanya tertera surat Jawaban I Gusti Ngurah Rai (Pemimpin Dewan Pejuang Bali) kepada Overste Termeulen (Belanda) yang menggambarkan kebesaran jiwa perjuangan dan patriotisme bangsa Indonesia umumnya dan masyarakat Bali khususnya. Terdapat pula Taman Bahagia, terletak di sebelah Utara dan Timur Laut Candi Pahlawan Margarana, yang terdiri dari 1372 nisan atau tugu pahlawan yang menunjukkan jumlah pejuang yang gugur di medan laga selama revolusi fisik di Bali, sebagai pahlawan perang kemerdekaan RI, termasuk sebuah nisan untuk pahlawan tidak dikenal.

Di Monumen Margarana memiliki luas sembilan hektar dan terbagi menjadi tiga bagian yang mengikuti konsep Tri Mandala yakni hulu, tengah dan hilir. Dengan menganut konsep tersebut maka keseimbangan akan tercapai. Tri Mandala

a. bagian hulu. Bagian ini terletak di sebelah utara dengan luas areal
sekitar 4 hektar, merupakan kompleks bangunan suci yang sering disebut

dengan Taman Pujaan Bangsa. Didalam taman ini terdapat beberapa bangunan
sebagai berikut:

Candi Pahlawan Margarana; candi ini berdiri megah setinggi kurang lebih
17 meter. Di candi ini terpahat isi surat berangkai sebagai jawaban dari I
Gusti Ngurah Rai (sebagai pemimpin Dewan Pejuang Bali) kepada Overste
Termeleun (Belanda).

Surat tersebut menggambarkan kebesaran jiwa dan patriotisme bangsa Indonesia
pada umumnya dan masyarakat Bali secara khusus.

b. di bagian tengah atau sebelah selatan Taman Pujaan Bangsa yang memiliki
area seluas satu hektar. Sering disebut juga Taman Seni Budaya yang terdiri
dari bangunan: wantilan, warung kopi.

c. di bagian hilir (sebelah selatan) dengan luas empat hektar. Sering disebut
juga sebagai Taman Karya Alam. Di tempat ini juga akan dibangun Bumi Perkemahan
Remaja.

 

(NS)
  1. Zona Turis
  2. Ragam
KOMENTAR ANDA